MAHASISWA D4 TEKNIK LISTRIK UNESA MEMAHAMI DUNIA KERJA MODAL PENTING BAGI MAHASISWA
Surabaya - Dalam era globalisasi dan perkembangan
teknologi yang pesat, kesiapan memasuki dunia kerja menjadi hal yang krusial
bagi mahasiswa. Keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri menjadi
modal utama yang harus dimiliki. Menurut beberapa praktisi, mahasiswa
seharusnya sudah memiliki pandangan atau rencana masa depan sejak tahun ketiga
perkuliahan. Dengan target yang jelas, mahasiswa dapat melakukan persiapan
seperti memperdalam keterampilan, memperoleh sertifikasi, atau hal terkait
lainnya.
“Dalam dunia kerja, proporsi hard skill
dan soft skill bisa berbeda tergantung pada posisi yang ditempati. Secara umum,
hard skill memegang porsi 70% sedangkan soft skill 30%. Untuk posisi seperti
pemimpin atau staf, kebutuhan akan soft skill mungkin lebih besar.” Ungkapan tersebut
disampaikan oleh Ikhwan dalam perbincangannya dengan mahasiswa d4 teknik
listrik unesa. Ikhwan menegaskan bahwa proporsi hard skill dan soft skill
sama-sama di butuhkan dalam dunia kerja.
Ikhwan yang menyelesaikan pendidikan di
Universitas Andalas, jurusan Sistem Informasi, yang kini bekerja sebagai
Software Engineer Mobile di Mekari, membagikan pengalamannya. "Persiapan
ketika kuliah membantu saya dalam bekerja saat ini," ujarnya. Ia juga
menekankan pentingnya teknologi dalam kehidupan sehari-hari, yang menjadi
alasan kuat untuk bekerja di bidang teknologi, khususnya sebagai software
engineer mobile.
“Magang juga menjadi sarana penting
untuk mempersiapkan diri. Pengalaman magang bisa menjadi pijakan pertama dalam
karier jika mahasiswa melakukan yang terbaik. Selain itu, adaptasi dengan
lingkungan kerja atau tools yang digunakan di industri bisa dicapai dengan
semangat belajar dan mencoba.” Paparnya
“Mahasiswa juga perlu mencari ilmu
tambahan di luar jam kuliah untuk memperkuat hard skill mereka. Soft skill,
yang bisa didapat melalui organisasi atau tugas kelompok, juga menjadi
penunjang penting. Tidak dapat dipungkiri, jumlah lulusan sering kali tidak
sebanding dengan lowongan kerja yang tersedia. Hal ini sangat terasa di bidang
teknologi. Namun, lulusan dengan latar belakang non-tech bisa mengatasinya
dengan mengikuti bootcamp, pelatihan, dan memperoleh sertifikasi.” Ungkapnya kepada mahasiswa UNESA
Di akhir perbincangannya, Ikhwan menegaskan bahwa dunia
tech akan selalu ada perubahan dan kita
diminta untuk belajar ilmu baru. Hal ini sesuai dengan tech yang saat ini
berkembang dengan sangat cepat.
“Jadi teman-teman harus selalu antusias untuk belajar dan
terbiasa dengan perubahan. Semangat.” Ungkap ikhwan
Penulis : Ivan, Gita